Trend Fashion Muslim 2021 Dengan Produk Ramah Lingkungan

Produk ramah lingkungan akan menjadi tren fashion 2021 untuk muslim karena begitu pentingnya produk ramah lingkungan. Bukan hanya berbicara fashion dan beragam detailnya, kini para pengusaha dan perancang busana di Indonesia juga mulai concern dengan pentingnya mengangkat produk yang sustainable dan ramah lingkungan.

Dengan hadirnya perhelatan Virtual Fashion Show Modest Fashion ISEF 2020. Dalam event ini, konsep sustainable fashion menjadi perhatian penting bagi 164 desainer/brand fashion muslim Indonesia. Tak kurang dari 720 look fashion mengangkat tema sustainable fashion, termasuk juga beragam item yang terkait dengan sustainable lifestyle, yaitu gaya hidup berkelanjutan dengan tiga prinsip dasar sustainable, yakni sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Fashion etis, demikian para desainer menyebutnya, memperhatikan seluruh rantai pasokan dan siklus garmen, meliputi sumber, proses produksi, hingga etika kerja, kesejahteraan tenaga kerja, dan pengelolaan limbah lingkungan.

Di Indonesia, fashion etis sebenarnya sudah lama dipraktekkan oleh para perajin kain Nusantara dengan penggunaan pewarna alam. Sementara sisi kearifan lokal dapat dioptimalkan untuk mengembangkan fashion etis khas Indonesia yang potensial untuk menarik perhatian pasar global.

menilik Virtual Fashion Show yang digelar pada hari kedua, Kamis 28 Oktober 2020, para desainer kembali menampilkan koleksi sustainable fashion dengan menggunakan konten atau sumber daya lokal seperti kain Nusantara, serta pewarnaan alam dan prinsip daur ulang.

Seperti koleksi yang ditampilkan pada sesi pembuka rangkaian Virtual Fashion Show pada hari kedua, yaitu My Daily Hijab, ALULA by Aulia Hijri dan sunglasses by wd eyewear, Astri Lestari, Risa Maharani, Jenna & Kaia, Rosie Rahmadi, Get-A by Cut Putri Kausaria X Rorokenes by Syanaz Nadya, QNANZ by Lia Dahlia, Haitwo by Temmi Wahyuni, SHAJNA by Lania Rakhmawati, Iqleem, Eienno by Winarni Widjaja, La Linda Boutique Linda Purnama.

Sesi kedua Virtual Fashion Show menghadirkan parade karya dari ADHY|ALIE Supported by KPw BI Provinsi Sulawesi Selatan, Deeje by Dewi Deeje, Roemah Djoempoetan Srihadi, Aninda Nazmi, House of Distraw by Dini Wiradisastra, RAEGITAZORO, Muthis collections by Midio Sri Dewi, Hannie Hananto, BOLDSESSION by erikaardianto dan accessories by arrajewelry, Pokant Takaq by Novi, dan SANTOON by Pricilla Margie.

Sebagai penutup Virtual Fashion Show pada hari kedua menghadirkan karya dari Hanifa Ramadhanti for MAHESTRI X Pyo Jewelry – Luthfia Fataty, Lanny Amborowati X Geulis Leather by Petty Widyanti, LAWE by Adinindyah X TZEZA by Sami Nainggolan, Vonna Nunucolla by Rahmi Fonna, Defika Hanum | Shoes by UJ Yuna, house of reika by rikareika, L.tru, AZZAR by Sophistix X Daun Agel by Faiqotul Himmah, dan eugeneffectes.

Modest Fashion ISEF 2020 mengajak para partisipan, baik produsen maupun konsumen untuk semakin peduli dalam menjalani gaya hidup berkelanjutan dengan memperhatikan keberlangsungan kehidupan masyarakat, keselarasan lingkungan, dan kesejahteraan bersama.

Untuk mensosialisasikan tentang kepedulian terhadap fashion etis dan berkelanjutan ke kalangan produsen maupun konsumen, setiap sesi Virtual Fashion Show diawali dengan Fashion Talk Sustainable Fashion.

“Dalam upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, kita tetap memegang teguh pada nilai-nilai ekonomi syariah yang tentu saja relevan dengan Sustainable Development Goals.

“Fashion etis dan berkelanjutan harus menjadi perhatian bersama untuk memastikan tidak adanya dampak bahaya terhadap lingkungan dan menghargai sumber daya manusia untuk kesejahteraan masyarakat jangka panjang. Mari bersama-sama kita menjadi konsumen yang bijak dan produsen yang bertanggung jawab,” papar Diana Yumanita, Deputi Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia dalam Fashion Talk Sustainable Fashion Virtual Fashion Show Modest Fashion ISEF 2020 pada hari kedua. Sumber

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *